Paudit Insan Permata Malang Adakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1447 H
Oleh Megawati, S.Pd.
Malang, 4 September 2025
Suasana hangat dan ceria terpancar dari senyum para siswa-siswi PAUDIT Insan Permata Malang dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada Kamis, 4 September 2025.
Tanggal 12 Rabiul Awal menjadi salah satu hari besar yang diperingati umat Islam di seluruh dunia. Maulid Nabi, kelahiran Nabi Muhammad SAW, selayaknya dikenang setiap tahun sebagai wujud cinta dan penghormatan kepada Rasulullah, sosok agung yang telah memperjuangkan Islam dengan penuh pengorbanan. Beliau adalah teladan bagi seluruh umat manusia, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 157, bahwa tugas Nabi Muhammad SAW adalah memerintahkan kebaikan, melarang keburukan, menghalalkan yang baik, mengharamkan yang buruk, serta membebaskan umat dari beban-beban yang memberatkan. Kasih sayang Rasulullah begitu besar kepada umatnya, bahkan kepada mereka yang belum pernah bertemu beliau. Rasulullah bersabda, “Aku adalah orang yang paling dekat dengan orang-orang beriman pada hari kiamat.” (HR. Bukhari).
Sebagai sekolah berkarakter Al-Qur’an, PAUDIT Insan Permata Malang memperingati hari besar Islam ini dengan tema “Menjadi Generasi Cinta Rasulullah SAW dan Berakhlak Mulia.” Rangkaian kegiatan dimulai dengan mengenalkan sosok Rasulullah dan akhlak mulia yang dapat diteladani dalam kehidupan sehari-hari, seperti cerdas, disiplin, dermawan, jujur, sabar, syukur, berani, dan mandiri. Pengenalan dilakukan melalui cerita pendek di kelas, sehingga anak-anak dapat memahami nilai-nilai tersebut dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.
Selain itu, anak-anak juga diajak mempraktikkan akhlak Rasulullah, misalnya sifat dermawan melalui kegiatan pawai dan berbagi kue kepada teman serta masyarakat sekitar sekolah. Nilai disiplin dilatih melalui kebiasaan hadir tepat waktu dan mengenakan seragam rapi. Sikap berani diasah ketika anak-anak bertanya dan menyampaikan pendapat di kelas, sekaligus mengembangkan kecerdasan berpikir. Kemandirian ditanamkan melalui kebiasaan merapikan mainan dan menjaga barang pribadi. Kesabaran dipraktikkan ketika mengantri, baik saat mengaji, mencuci tangan, maupun mengambil makan siang. Anak-anak juga dilatih bersikap jujur dan membiasakan diri untuk selalu bersyukur di akhir pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar mengenal sosok Rasulullah SAW, tetapi juga diajak untuk meneladani akhlak beliau dalam keseharian. Dengan cinta dan semangat, PAUDIT Insan Permata Malang berharap dapat membentuk generasi yang mencintai Rasulullah SAW serta berakhlak mulia, sesuai dengan ajaran yang beliau wariskan kepada umatnya.
Berita Terkait
Berita
Agenda
Artikel
Berita Media
Butuh Informasi?
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut tentang sekolah Insan Permata.