{"id":2046,"date":"2013-06-03T11:25:53","date_gmt":"2013-06-03T04:25:53","guid":{"rendered":"http:\/\/insanpermata.com\/?p=2046"},"modified":"2013-06-03T11:25:53","modified_gmt":"2013-06-03T04:25:53","slug":"keutamaan-hari-senin-dan-kamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/keutamaan-hari-senin-dan-kamis\/","title":{"rendered":"Keutamaan Hari Senin dan Kamis"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/rumahkeluarga-indonesia.com\/keutamaan-hari-senin-kamis-2234\/\"><a href=\"http:\/\/insanpermata.com\/wp-content\/uploads\/2013\/06\/matahari-terbit-300x200.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-thumbnail wp-image-2047 alignleft\" alt=\"matahari-terbit-300x200\" src=\"http:\/\/insanpermata.com\/wp-content\/uploads\/2013\/06\/matahari-terbit-300x200-150x150.jpg\" width=\"150\" height=\"150\" \/><\/a>rumahkeluarga-indonesia.com<\/a> &#8211; Hari Senin dan Kamis merupakan dua hari yang dianjurkan untuk berpuasa bagi kaum Muslimin. Bukan apa-apa memang dikarenakan di kedua hari ini, Rasul lahir, wafat, diangkat jadi Rasul, dan lain sebagainya. Berikut adalah keutamaan kedua hari ini.<\/p>\n<p>1. \u00a0 Di antara keutamaan dan keberkahannya, bahwa pintu-pintu surga di buka pada dua hari tersebut, yaitu Senin dan Kamis. Pada saat inilah orang-orang Mukmin diampuni, kecuali dua orang Mukmin yang sedang bermusuhan.<\/p>\n<p>Dalil yang menguatkan hal ini adalah hadits yang termaktub dalam shahih Muslim dari Abu Hurairah radhiallahu \u2018anhu, bahwa Rasulullah Shalallahu \u2018alaihi wassalam bersabda:<\/p>\n<p><!--more-->\u201cPintu-pintu Surga di buka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Alloh dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, \u2018Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap orang ini sampai keduanya berdamai.\u201d (HR. Muslim)<\/p>\n<p>Keutamaan dan keberkahan berikutnya, bahwa amal-amal manusia diperiksa di hadapan Alloh pada kedua hari ini. Sebagaimana yang terdapat dalam shahih Muslim dari Abu Hurairah radhiallahu \u2018anhu dari Rasulullah Shalallahu \u2018alaihi wassalam. Beliau bersabda:<\/p>\n<p>\u201cAmal-amal manusia diperiksa di hadapan Alloh dalam setiap pekan (Jumu\u2019ah) dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang di antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan,\u201d (HR. Muslim).<\/p>\n<p>Karena itu, selayaknya bagi seorang Muslim untuk menjauhkan diri dari memusuhi saudaranya sesame Muslim, atau memutuskan hubungan dengannya, ataupun tidak memperdulikannya dan sifat-sifat tercela lainnya, sehingga kebaikan yang besar dari Allah Ta\u2019ala ini tidak luput darinya.<\/p>\n<p>2. \u00a0Keutamaan hari Senin dan Kamis yang lainnya, bahwa Nabi Shalallahu \u2018alaihi wassalam sangat antusias berpuasa pada kedua hari ini.<\/p>\n<p>Dari \u2018Aisyah radhiallahu \u2018anha, ia mengatakan,<\/p>\n<p>\u201cRasulullah Shalallahu \u2018alaihi wassalam sangat antusias dan bersungguh-sungguh dalam melakukan puasa pada hari Senin dan Kamis\u201d. (HR. Tirmidzi, an-Nasa-i, Ibnu Majah, Imam Ahmad)<\/p>\n<p>Rasulullah Shalallahu \u2018alaihi wassalam menyampaikan alasan puasanya pada kedua hari ini dengan sabdanya,<\/p>\n<p>\u201cAmal-amal manusia diperiksa pada setiap hari senin dan Kamis, maka aku menyukai amal perbuatanku diperiksa sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.\u201d (HR. At Tirmidzi dan lainnya)<\/p>\n<p>Dalam shahih Muslim dari hadits Abu Qatadah radhiallahu \u2018anhu bahwa Rasulullah Shalallahu \u2018alaihi wassalam pernah ditanya tentang puasa hari Senin, beliau Shalallahu \u2018alaihi wassalam menjawab,<\/p>\n<p>\u201cHari tersebut merupakan hari aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau diturunkannya Al-Qur\u2019an kepadaku pada hari tersebut.\u201d (HR.Muslim)<\/p>\n<p>Ash-Shan\u2019ani rahimahullah berkata, \u201cTidak ada kontradiksi antara dua alasan tersebut.\u201d (Lihat Subulus Salam)<\/p>\n<p>Berdasarkan hadits-hadits di atas maka di sunnahkan bagi seorang Muslim untuk berpuasa pada dua hari ini, sebagai puasa tathawwu\u2019 (sunnah).<\/p>\n<p>3. Keutamaan lain yang dimiliki hari Kamis, bahwa kebanyakan perjalanan (safar) Nabi Shalallahu \u2018alaihi wassalam terjadi pada hari Kamis ini.<\/p>\n<p>Beliau menyukai keluar untuk bepergian pada hari Kamis. Sebagaimana tercantum dalam Shahih Bukhari bahwa Ka\u2019ab bin Malik radhiallahu \u2018anhu mengatakan:<\/p>\n<p>\u201cSangat jarang Rasulullah Shalallahu \u2018alaihi wassalam keluar (untuk melakukan perjalanan) kecuali pada hari Kamis.\u201d<\/p>\n<p>Dalam riwayat lain juga dari Ka\u2019ab bin Malik radhiallahu \u2018anhu:<\/p>\n<p>\u201cBahwa Nabi Shalallahu \u2018alaihi wassalam keluar pada hari Kamis di peperangan Tabuk, dan (menang) beliau suka keluar (untuk melakukan perjalanan) pada hari Kamis.\u201d (HR.Bukhori)<\/p>\n<p><em>[Dinukil dari Kitab \u201cAmalan dan Waktu yang Diberkahi\u201d, penulis: Dr. Nashir bin Abdirrahman bin Muhammad al-Juda\u2019i, penerbit Pustaka Ibnu Katsir].<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"mh-excerpt\"><p>rumahkeluarga-indonesia.com &#8211; Hari Senin dan Kamis merupakan dua hari yang dianjurkan untuk berpuasa bagi kaum Muslimin. Bukan apa-apa memang dikarenakan di kedua hari ini, Rasul lahir, wafat, diangkat jadi Rasul, dan lain sebagainya. Berikut adalah <a class=\"mh-excerpt-more\" href=\"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/keutamaan-hari-senin-dan-kamis\/\" title=\"Keutamaan Hari Senin dan Kamis\">[&#8230;]<\/a><\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,21,1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-2046","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-artikel","7":"category-tsaqofah-islamiyah","8":"category-uncategorized"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2046","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2046"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2046\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2046"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2046"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2046"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}