{"id":1510,"date":"2011-04-27T11:04:53","date_gmt":"2011-04-27T04:04:53","guid":{"rendered":"http:\/\/insanpermata.com\/?p=1510"},"modified":"2011-04-27T11:04:53","modified_gmt":"2011-04-27T04:04:53","slug":"ukurlah-lingkar-kepala-bayi-secara-teratur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/ukurlah-lingkar-kepala-bayi-secara-teratur\/","title":{"rendered":"Ukurlah Lingkar Kepala Bayi Secara Teratur"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"http:\/\/health.detik.com\/read\/2011\/04\/27\/162640\/1626879\/764\/ukurlah-lingkar-kepala-bayi-secara-teratur?l993306763\"><\/a><a href=\"http:\/\/insanpermata.com\/wp-content\/uploads\/2011\/04\/bayi-kepala.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-1511\" title=\"SDIT IP Malang\" src=\"http:\/\/insanpermata.com\/wp-content\/uploads\/2011\/04\/bayi-kepala.jpg\" alt=\"\" width=\"200\" height=\"200\" \/><\/a>Detik.com-<\/strong> Orangtua kadang hanya memperhatikan berat dan  tinggi badan bayi saja, padahal mengukur lingkar kepala secara teratur  juga penting untuk mengetahui pertumbuhan otaknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Mengukur  lingkar kepala adalah hal yang penting, karena bisa melihat pertumbuhan  otaknya setiap bulan,&#8221; ujar dr Attila Dewanti, SpA dalam acara media  edukasi &#8216;Alergi Susu Sapi Bukan Penghalang Pertumbuhan Anak&#8217; di Hotel  Gran Melia, Jakarta, Rabu (27\/4\/2011).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">dr Attila menuturkan jika  tidak ada peningkatan ukuran lingkar kepala bayi selama 2 bulan, berarti  ada sesuatu yang tumbuhnya tidak sempurna di dalam tubuh. Hal ini  karena semua pusat perkembangan ada di otak, mulai dari otak besar, otak  kecil dan batang otak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more-->Pertumbuhan otak anak adalah proses yang  sangat penting, dan diketahui periode tercepat pertumbuhan otak terjadi  pada trimester 3 hingga usia 3 tahun. Kondisi ini juga termasuk periode  rawan atau kritis karena hanya terjadi sekali dalam seumur hidup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai tumbuh kembang otak yaitu:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Rumit<\/li>\n<li>Terprogram secara genetik<\/li>\n<li>Mengikuti urutan yang teratur<\/li>\n<li>Urutannya tergantung waktu, kronologis sesuai usia<\/li>\n<li>Proses yang sudah terlewati tidak bisa diulang<\/li>\n<li>Adanya gangguan bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Karenanya kalau ada anak yang habis dirawat akibat meningitis atau  ensefalitis, maka dia akan kembali seperti bayi dan pertumbuhan otaknya  stop disitu,&#8221; ujar dokter yang berpraktik di Brawijaya Women &amp;  Children Hospital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">dr Attila mencontohkan misal anak terkena  meningitis usia 1 tahun maka perkembangan otaknya akan berhenti. Nanti  setelah pengobatan dan terapinya selesai biasanya hingga 3 minggu sampai  1 bulan, berikan anak stimulasi yang tepat dan cepat untuk merecall  spot-spot di otak yang sudah terbentuk sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses  petumbuhan dan perkembangan otak bayi dipengaruhi oleh faktor genetik,  nutrisi dan juga lingkungan yang berupa stimulasi atau rangsangan.  Beberapa nutrisi diketahui baik untuk otak seperti:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>DHA dan AA untuk tumbuh kembang otak yang optimal<\/li>\n<li>Zat besi untuk sirkulasi oksigen dan replikasi DNA<\/li>\n<li>Taurin untuk perkembangan retina dan otak<\/li>\n<li>Choline untuk proses pembelajaran dan ingatan<\/li>\n<li>Zinc untuk perkembangan sistem saraf pusat di otak<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Bagi ibu yang bekerja luangkan waktu minimal 1 jam saja untuk  memberikan sentuhan dan belaian pada anak, mengajak berbicara atau  bernyanyi. Karena stimulasi ini bisa meningkatkan kepercayaan diri  sehingga nantinya anak tidak mudah terjerumus pada kenakalan remaja  serta bisa membedakan hal yang baik dan buruk,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi  setiap kali ibu melakukan pemeriksaan berat dan tinggi badan bayi atau  imunisasi, jangan lupa agar mengukur lingkar kepalanya apakah ada  perubahan atau tidak untuk mengetahui pertumbuhan otaknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(<strong>ver\/ir<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"mh-excerpt\"><p>Detik.com- Orangtua kadang hanya memperhatikan berat dan tinggi badan bayi saja, padahal mengukur lingkar kepala secara teratur juga penting untuk mengetahui pertumbuhan otaknya. &#8220;Mengukur lingkar kepala adalah hal yang penting, karena bisa melihat pertumbuhan otaknya <a class=\"mh-excerpt-more\" href=\"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/ukurlah-lingkar-kepala-bayi-secara-teratur\/\" title=\"Ukurlah Lingkar Kepala Bayi Secara Teratur\">[&#8230;]<\/a><\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-1510","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-artikel","7":"category-uncategorized"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1510","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1510"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1510\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1510"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1510"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.insanpermata.sch.id\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1510"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}