Semua hal tentang #Sekolah

 

Bag 3
“Bingung Memilih Sekolah?”
Oleh : Nina Andriyani, SE., ME

Pada tulisan semua hal tentang #sekolah bagian 2 yang lalu telah saya singgung tentang salah satu ciri sekolah yang baik, sekolah yang tepat menjadi pilihan kita (sebagai orang tua) adalah sekolah yang memberikan ruang sinergi seluas-luasnya dengan orang tua. Hal ini jangan diartikan sekolah yang nggak ngapa-ngapain, yang semuanya diserahkan kepada orang tua siswa. Pas ditanya apa program sekolahnya, apa keunggulan sekolahnya, dan bagaimana jaminan mutu sekolahnya, jawabannya “Nggak Ada”, dan ngeles “Khaan semuanya tergantung pada orang tua siswa “…Hahaha, klo kayak gini ngapain bikin sekolahan..

Eh tapi, ada nggak sih sekolah yang kayak gitu?…Atau jangan-jangan masih ada dan bertebaran dimana-mana. Sekolah yang sehari-harinya gurunya disibukkan dengan pekerjaan adminitratif keguruan dan mengajar ala kadarnya. Hanya sebatas menyelesaikan tugas mengajar yang mungkin hanya menjangkau akal pikiran siswa, tidak sampai pada menyentuh jiwa dan emosi anak didiknya. Nggak peduli anak didiknya ngerti atau tidak , bosan atau tidak, nyaman atau tidak. Yang penting sudah gugur kewajiban mengajarnya. Nah yang seperti ini kayaknya memang problem di dunia pendidikan, karena ternyata menjadi guru itu memang tidak mudah. Saya banyak belajar dari ustadz-ustadzah di tempat anak saya bersekolah. MasyaAllah, dedikasi mereka sungguh luar biasa…

Sekolah yang bersinergi dengan orang tua adalah sekolah yang mempunyai program-program dan tujuan, mempunyai jaminan mutu, keunggulannya teruji dan terbukti. Dan semua itulah yang ditawarkan kepada orang tua untuk saling bekerjasama mencapai tujuan Pendidikan yang mulia. Utamanya dalam Pendidikan anak sesuai dengan visi misi masing-masing keluarga.

Sebagai contoh Sekolah Islam Terpadu Insan Permata Malang. Sekolah ini secara terbuka mengajak orangtua untuk terlibat aktif dalam pencapaian Visi dan Misinya. Orangtua dipahamkan melalui program “Parents School” (Sekolah Orang Tua) dan semacamnya agar seirama dan sejalan dalam mendidik anak-anak. Mereka juga diberi kesempatan untuk ikut andil dalam banyak program di sekolah, terutama yang sesuai dengan potensi masing-masing seperti ilmu, pengalaman, dan profesi. Mereka juga disajikan dan dijelaskan tentang proses pendidikan dan pengajaran yang terjadi sehari-hari di sekolah, ini untuk menjamin bahwa mereka dapat mendukung proses tersebut minimal dengan sama-sama mengontrolnya. Bahkan sekolah dapat mengajak mereka bergabung di kelas dalam perhelatan khusus atau kegiatan belajar mengajar. Seperti program Ayah Bunda berCerita, atau Ayah Bunda Mengajar dan sejenisnya. Dengan demikian dukungan penuh dan sinergi positif akan sangat kuat terasa.

Sebelum bahasannya berlanjut, saya berharap kita sudah sepaham, bahwa memilih sekolah yang tepat artinya kita telah berikhtiar dalam memberikan Pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita. Nah, setelah kita sepaham yuk sama-sama kita berselancar berburu sekolah yang terbaik. Selain memberikan ruang sinergi antara rumah dan sekolah, berikut beberapa tips yang bisa kita gunakan dalam memilih sekolah :

Pertama, sekolah yang kita bisa melihat secara langsung anak akan nyaman dan aman berada disana. Bukan semata hanya dari kacamata fisik bangunan dan fasilitasnya, tapi lebih kepada bagaimana penghargaan terhadap keberadaan anak kita. Dimulai dari sambutan para guru di sekolah, mereka tersenyum merekah sumringah ketika menyambut anak-anak. Jika tidak kita jumpai hal ini kita harus pikir-pikir dulu. Sekolah adalah tempat bersenang-senang, sehingga orangtua dapat dengan yakin melepas anak sambil berkata, “Selamat bersekolah sayang, selamat belajar yang menyenangkan”.

Kedua, sekolah yang memfasilitasi pembentukan karakter dasar sesuai urutan perkembangan anak seperti menjaga kebersihan agar hidup sehat, mengikuti aturan dengan disiplin, mempertahankan kejujuran sesuai fitrah anak-anak, melatih kemandirian, mengasah rasa peduli dan dapat berinteraksi dengan saling menyayangi semua teman. Hal ini dapat dengan mudah terlihat dari keteladanan yang diajarkan oleh guru-guru di sekolah.

Ketiga, sistem pendidikan yang ditawarkan sekolah adalah yang dapat mengakomodir kebutuhan individual murid, dimana murid dilayani dan dihargai sesuai keunikannya masing-masing. Guru dapat melihat nilai positif yang dimiliki setiap anak dan menjadikannya sebagai cara pendekatan terhadapnya. Setiap anak punya kelebihan/keunggulannya masing-masing. Tidak perlu selalu fokus pada kekurangannya, tetapi tak pernah menyerah mencari keunggulannya. Kalau pakar parenting bilang tidak perlu harus meratakan lembah, tapi tinggikan gunungnya. Asseekk..

Keempat, sekolah yang senantiasa menjalin komunikasi dan interaksi dengan masyarakat sekitar sekolah, dari yang terdekat seperti tetangga sekolah sampai pihak-pihak terkait seperti pemerintah dan lembaga lainnya. Adanya program/kegiatan sosial kemasyarakatan, semacam bakti sosial, berbagi hadiah di lingkungan sekitar dan lainnya yang menunjukkan bentuk kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekitar.

Selanjutnya , selamat memilih sekolah terbaik untuk putra putri kita. Sedari awal mari kita niatkan untuk memberikan terbaik bagi anak anak kita. Semoga itu semua terhitung menjadi amal jariyah yang tak putus pahalanya hingga di akhirat kelak. Aamiin Yaa Robbal’alamiin..

#SekolahMenyenangkan
#SekolahRamahAnak
#SekolahSahabatKeluarga
#SinergiRumahSekolah

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*